
TELUKNAGA, TANGERANGEKSPRES.CO.ID – Siapa sangka, ditengah tempat wisata Pantai Tanjung Pasir ada sebuah makam keramat yang diyakini para penjarah membawa berkah setelah berziarah ke makam tersebut.
Makan tersebut adalah makam Syekh Nur Alif yang berada di sisi timur pantai Tanjung Pasir, makam yang diyakini makam wali Allah tidak banyak diketahui. Yang datang berziarah, adalah orang-orang yang tau dari berbagai wilayah yang ada di Tangerang ataupun di Jakarta.
Agus salah satu warga sekitar yang berjualan di sekitar makam mengatakan, makam syekh Nur Alif sudah lama ada, bahkan banyak penziarah yang datang di waktu tertentu. Ada yang dari Tangerang ada juga dari Jakarta, para penziarah datang rombongan.
“Kalau sejarah makam tersebut saya kurang begitu paham, tetapi kalau dapat cerita dari para penziarah makam Syekh Nur Alif adalah salah satu waliallah dari Pajajaran yang datang ke Tanjung Pasir untuk menyebarkan agama Islam zaman itu,”ujarnya kepada Tangerangekspree.co.id, Rabu 29 November 2023.
Agus menambahkan, bahwa para penziarah datang bergantian, apalagi saat malam Jumat Kliwon atau hari tertentu penziarah sangat banyak. Dan dari penziarah tersebut, dirinya dan pedagang lainnya yang berjualan di sekitar makam Syekh Nur Alif mendapatkan berkah.
“Alhamdulillah, banyak penziarah yang membeli makanan dan minuman ke pedagang di sini. Bahkan, ada juga yang menginap di sekitar makam. Saya tidak terlalu tahu apa yang sedang dijalani, yang jelas mereka datang hanya untuk berdoa di makam Syekh Nur Alif,”paparnya.
Sementara itu, Muhamad Idris salah satu penziarah dari Jakarta menjelaskan, kedatangan dirinya bersama temannya dalam rangka wisata religi, ke makam Syekh Nur Alif tau dari temannya yang ada di Rawa Bokor. Diyakini, setelah pulang berziarah mendapatkan berkah karena Syekh Nur Alif adalah Waliallah yang diutus menyebarkan agama Islam.
“Saya ke makan Syek Nur Alif untuk mencari berkah, kebetulan ini yang ke dua setelah dari Mbah Priuk. Yang selanjutnya, akan diteruskan ke makam yang ada di wilayah Banten,”tutupnya. (*)
Reporter: Randy Priyogo
Editor : Andy